MASALAH AIR MINUM DAN SOLUSINYA
Air minum Anda
bermasalah? Tenang, setiap masalah tentu ada solusinya. Dalam kehidupan
sehari-hari tentunya banyak sekali permasalahan yang mungkin dihadapi. Mulai
dari masalah besar sampai masalah sepele, dari masalah akibat kesalahan diri
sendiri atau orang lain yang cari-cari masalah. Nah, salah satu masalah yang
sepele bagi sebagian orang bisa jadi serius bagi orang lain. Contohnya masalah
sumber air minum ini.
Bicara tentang masalah sumber air minum,
setidaknya ada beberapa masalah yang sering dihadapi pemiliknya. Berikut
beberapa masalah pada sumber air minum tersebut.
Masalah dan solusi air minum #1. Endapan
kuning
Awalnya, bahan air minum yang keluar dari pompa
tampak jernih. Namun, setelah beberapa saat, terdapat endapan berwarna kuning.
Masalah ini biasanya muncul akibat adanya kadar besi yang tinggi pada air. Pada
saat baru diambil, kandungan besi masih larut sehingga tidak terlihat.
Sementara air sudah bercampur dengan kandungan besi terlarut dan menjadi
butir-butir karat yang akhirnya mengendap. Solusinya, jika dari awal jernih,
gunakan saringan pasir manganese yang dapat menyerap besi. Pasir manganese
harus dibersihkan jika terlihat kotor dengan cairan KMN04. Setelah
dikeringakan, pasir bisa dipakai kembali.
Masalah dan solusi air minum #2. Bau
kaporit
Air PDAM berbau kaporit disebabkan penggunaan
kaporit untuk membunuh kuman. Untuk mengatasinya, gunakan saringan karbon.
Untuk air minum dan masak gunakan saringan air yang lebih bagus.
Masalah dan solusi air minum #3. Air
keruh
Bahan air minum keruh diakibatkan penggalian
sumur yang tidak dalam, alasan geologis, dan lainya. Untuk mengatasinya,
gunakan cara hemat seperti menggunakan saringan pasir silika yang berfungsi
sebagai penjernih. Saringan ini dapat digunakan hingga 5 tahun. Selama pemakaian
tidak perlu penggantian, tetapi perlu dirawat dan dibersihkan minimal seminggu
sekali.
Masalah dan solusi air minum #4. Air
kuning
Bahan air minum yang berwarna kuning terjadi
akibat kadar besi yang tinggi dan tidak larut dalam air. Selain itu juga disebabkan oleh bakteri pengurai besi
sehingga terjadi karat yang mencemari air. Untuk mengatasinya, gunakan saringan
air silika untuk menyaring besi yang tidak larut dan saringan air dengan pasir
manganese untuk menyerap besi yang larut.
Masalah dan solusi air minum #5. Lapisan
hitam di bak mandi
Munculnya lapisan hitam pada bak mandi pada
umumnya berasal dari kadar mangan yang terlalu tinggi. Untuk mengatasinya,
pasang satu saringan air pasir manganese jika keadaan air jernih dapat menyerap
besi. Namun, jika air keruh, gunakan saringan air siliki yang dapat menyaring
kotoran tidak larut dan saringan manganese untuk menyerap mangan larut.
Masalah dan solusi air minum #6. Air bau
telur busuk
Air minum berbau telur busuk ini disebabkan
sumur terlalu dekat dengan septic tank atau terdapat tanam-tanaman yang
tertimbun pada lapisan tanah di bawah dasar sumur. Bisa jadi, lahan pembuatan
sumur dulunya bekas lahan pertanian atau hutan. Umumnya, bau telur busuk
tersebut dapat diatasi dengan menggunakan saringan air pasir siliki. Jika cara
ini tidak mengatasi, sebaiknya lakukan uji kadar H2S (hydrogensulfida), besi,
dan mangan. Jika kadar H2S tinggi, tetapi besi dan mangan rendah, gunakan
saringan bentuk silika dan karbon. Namun, jika kadar H2S, besi, dan mangan
tinggi, gunakan saringan siliki, saringan mangan, dan juga saringan karbon
sekaligus.
Selain masalah di atas, masih ada masalah pada
bahan air minum lainnya, yaitu adanya kandungan zat besi dan mangan.
Masalah ini muncul akibat pengaruh pH yang rendah (bersifat asam) yang dapat
melarutkan logam besi, adanya CO2 yang agresif hingga melarutkan logam besi,
tingginya temperatur air yang akan melarutkan besi, dan adanya bakteri besi
dalam air yang akan menguraikan besi.
Untuk mengatasi masalah tersebut, gunakan
beberapa cara berikut.
Cara pertama yaitu aerasi. Zat besi dapat dihilangkan dengan oksidasi menjadi
Fe(OH)3 yang tidak larut dalam air, lalu diikuti dengan pengendapan dan
penyaringan. Proses ini membutuhkan udara dengan cara memasukkannya ke dalam
bahan air minum.
Cara kedua yaitu sedimentasi, yang memperoses partikel-partikel padat yang
tersuspensi dalam cairan karena pengaruh gravitasi. Biaya pengolahan bahan air
minum dengan proses sedimentasi ini relatif murah kerena tidak membutuhkan
peralatan mekanik atau pun penambahan bahan kimia. Kegunaan sedimentasi untuk
mereduksi bahan-bahan yang tersupensi (kekeruhan) di air juga berfungsi
untuk mereduksi kandungan organisme (patogen) dalam air.
Cara ketiga yaitu filtrasi. Filtrasi merupakan proses penyaringan yang menjadi
bagian dari pengolahan air. Prinsipnya adalah mengurangi bahan-bahan organik
maupun bahan-bahan anorganik yang berada dalam air. Penghilangan zat padat
tersupensi dengan penyaringan memiliki peran penting, baik yang terjadi dalam
penurunan air tanah maupun penurunan pemurnian buatan dalam intalasi pengolahan
air. Bahan yang bisa digunakan adalah pasir, yang sebgai saringan bersifat
baik, keras, dan tahan lama.
Nah, demikian gambaran Masalah Air Minum dan
Solusinya. Ingin mendapatkan bahan air minum yang lebih berkualitas? Hubungi
segera bor-indonesia, ahlinya sumur Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar